
Arthur Spiderwick
(David Strathairn, 2006’s We Are Marshall)
adalah seorang peneliti yang menemukan makhluk-makhluk tidak kasat mata di
sekitar rumahnya. Ia membuat buku berindeks berisikan data seluruh makhluk yang
sudah pernah dilihatnya. Buku itu disebutnya sebagai Petunjuk Lapangan. Melalui
buku ini, seseorang bisa belajar lebih banyak tentang makhluk-makhluk tidak
kasat mata, bagaimana menemukan mereka dan berkomunikasi dengan mereka.
Sayangnya, apabila informasi yang sangat
berharga ini jatuh ke tangan orang atau makhluk yang berniat jahat, maka seisi
dunia ini akan lenyap. Karena pengetahuannya yang sangat lengkap ini, Arthur Spiderwick
akhirnya ditawan oleh Bangsa Peri di Negeri Peri.
Delapan
puluh tahun kemudian, generasi ketiga dari keluarga Grace pindah dari
New York
ke rumah yang dulu ditempati oleh Arthur
Spiderwick. Jared dan saudara kembarnya Simon (Freddie Highmore, 2007’s August Rush), Mallory (Sarah Bolger,
2006’s Alex Rider: Operation Stormbreaker)
dan Ibu mereka, Helen(Mary-Louise Parker, 2002’s Red Dragon), meninggalkan
New York
menuju sebuah rumah terpencil milik
paman buyut mereka, Arthur Spiderwick.
![]()
Di rumah ini, banyak sekali
kejadian aneh dan Jared sebagai seorang anak yang bermasalah, tidak mampu
menjelaskan semua kejadian-kejadian aneh yang mereka alami. Helen menyangka
Jared adalah biang keladi dari semua kejadian aneh yang terjadi. Saat Jared,
Simon dan Mallory menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi, mereka menemukan
kenyataan menakjubkan tentang rumah Spiderwick dan beragamnya makhluk-makhluk
yang berada di sekitar tempat tersebut. Ternyata makhluk-makhluk tersebut
memburu sebuah buku petunjuk lapangan hasil karya terakhir dari Arthur
Spiderwick. Jared, Simon, Mallory, dan Helen lalu berjuang mempertahankan rumah
dan buku tersebut dengan berkonsultasi pada Bibi mereka, Lucinda (Joan
Plowright, 2005’s Mrs. Palfrey at the
Claremont), yang terpaksa di rawat di rumah sakit jiwa karena
dianggap tidak waras.
Film yang diangkat dari 5 buku
terlaris “The Spiderwick Chronicles” karangan Holly Black & Tony
DiTerlizzi, adalah sebuah film fantasi petualangan yang mengingatkan kita akan sifat
kekanak-kanakan dalam diri semua orang.
Berbeda
dengan film bergenre sejenis, yaitu Bridge
to Terabithia (Produksi Disney and Walden Media) yang menipu dan
membuat kecewa penonton dengan memunculkan trailer yang menggambarkan dunia
bangsa peri namun ternyata gambaran dunia tersebut hanya ada pada 10 menit
menjelang film berakhir; film produksi Paramount Pictures and Nickelodeon Movie
ini diproduseri oleh Mark Canton, Larry Franco sangat berbeda. Dari awal hingga
akhir film kita disuguhi dengan dunia yang sangat menakjubkan. Banyak dari makhluk-makhluk yang ditampilkan
pada film ini sama dengan yang ada di film Harry
Potter atau Lord of The Rings, misalnya
Boggart, Nimphs, Troll, House-Elf, dan lainnya. Anyway, film
ini sangat direkomendasikan untuk ditonton, karena renyah, menegangkan, sekaligus
menarik! [RN,2020708]
Pemain :
Freddie
Highmore
Mary-Louise Parker
Nick Nolte
Joan Plowright
David Strathairn
Sutradara :
Mark Waters
Penulis :
Karey
Kirkpatrick
David Berembaum
John Sayles
Homepage :
http://www.spiderwickchronicles.com/
Trailer :
http://www.spiderwickchronicles.com/
Foto courtesy dari :
http://www.filmschoolrejects.com/news/paramount-2008-preview-the-spiderwick-chronicles.php

No Comments
Comments feed for this article